Rab Project – Jika Tidak Pernah Ada Sosial Media, apa yang akan terjadi? “Bermain permainan papan, bermain tic tac toe, minum coklat panas, menyelesaikan puzzle, menonton tv.”

Semakin berkembangnya jaman dan teknologi tak terasa waktu menjadi sangat cepat perputarannya.
Terutama sejak generasi micin Facebook menyerang, informasi hingga nasi basi jadi sangat cepat penyebarannya.

Teringat belasan tahun kebelakang ketika Facebook belum menyerang, secanggih-canggihnya teknologi saya hanya menggunakan Friendster dan YM! (Yahoo! Messenger) untuk berkomunikasi dengan orang lain yang jaraknya jauh, itu juga saat saya berada di warnet.

Akan tetapi dijaman yang serba modern saat ini, asupan internet saja sudah berada digenggaman masing-masing penggunanya.

Coba kalian bayangkan tentramnya hidup dijaman dahulu ketika generasi micin belum seganas saat ini. Sad.

Oke, back to the topic.

Sebelum saya bahas Apa Yang Akan Terjadi Ketika Sosial Media Tidak Pernah Ada, ada baiknya kita bahas dahulu apa sih manfaat-manfaat yang ada semenjak Sosial Media meraja & lela seperti sekarang.

Manfaat Sosial Media

1. Semakin mudahnya berkomunikasi

Yaps. Manfaat yang pertama ini adalah manfaat yang amat sangat bermanfaat.

Jika dijaman sebelum sosmed ada, media untuk berkomunikasi hanyalah menggunakan sms atau bahkan email (jika kalian sultan) dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pesan kita dapat dibalas, tapi dijaman serba canggih saat ini kita hanya membutuhkan waktu beberapa mili detik hingga pesan dan perasaan kita dibalas.

2. Informasi yang semakin mudah

Pernahkan kalian melihat sebuah peristiwa yang seketika baru kalian lihat kemudian langsung menjadi viral pada saat itu juga?
Iya. Itulah sebabnya kenapa generasi micin bertebaran di sosial media.

3. Mudahnya mencari lowongan pekerjaan

Membaca koran atau sekedar melihat selebaran flyer yang ditempel di tiang listrik menjadi salah satu cara mencari loker pada saat itu, kini kulit manggis ada ekstraknya mencari lowongan pekerjaan semudah membalikkan telapak tangan.

4. Sebenarnya masih banyak

Tapi berhubung Indonesian people agak kurang suka membaca jadi akan saya singkat dan lanjut ke topik berikutnya.

Berikutnya kita masuk ke pembahasan Apa Yang Akan Terjadi Jika Sosial Media Tidak Ada.
Harap diingat, dicatat dan dipahami. Bahwa topik yang akan saya bahas berikut ini adalah Jika Tidak Ada Sosial Media, bukan Jika Tidak Ada Internet.

Lanjut…

Apa Yang Terjadi Jika Sosial Media Tidak Ada?

1. Gabut

Pantau

Tentu saja manusia akan gabut jika tak ada sosmed. Bagaimana tidak. Jika bangun tidur saja yang langsung dicari hanyalah benda tipis seukuran tempe mendoan yang bisa menyala dan dapat berdering.

2. Tidak ada Youtuber dan Selebgram

The Verge

Sebenarnya ada ataupun tidak ada mereka, hidup kita sudahlah cukup menyenangkan berkat game Moba kok analog.

3. Tidak akan ada istilah Generasi Micin

Google

Jika Sosial Media Tidak Ada, para keturunan anak Adam akan menghabiskan sebagian waktu mereka hanya dengan membaca. Baik itu membaca buku, koran atau bahkan artikel yang ada di internet.

4. Manusia jadi gampang di bodoh-bodohi media televisi

thefreethoughtproject

Menurut saya untuk pernyataan ini kalian pasti sudah pernah menjadi orang bodoh berkat adanya televisi, jadi tidak perlu saya jabarkan.

5. Para online shop tidak akan bisa untuk promosi

npors.com

Sudah lumrah rasanya bila kita membuka sosial media sebagian isinya hanyalah barang dagangan para olshop.
Jika sosmed tidak ada, mungkin cara konvensional akan mereka gunakan untuk mempromosikan barang dagangan mereka.

6. Sulit mencari lowongan pekerjaan

hanyatauaja.com

Jika di topik sebelumnya sosmed memiliki manfaat dalam mencari lowongan pekerjaan, ini justru sebaliknya.
Dan menurut studi pada tahun 2017 dari Society for Human Resource Management menunjukan bahwa kini 84 persen perusahaan menggunakan sosial media untuk merekrut karyawan. Salah satu caranya adalah melalui LinkedIn.

Kalian pasti tidak tau apa itu Linkedin, kan? Kasihan.

7. Kesehatan mental lebih terjaga

Tinny Buddha

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa sosial media dapat memperburuk kesehatan mental seseorang, mulai dari rasa gelisah, fear of missing out (FOMO), narsisme, hingga depresi. Bahkan kini ada jenis gangguan mental yang bernama social media anxiety disorders.

Itulah beberapa poin yang akan terjadi Jika Sosial Media Tidak Pernah Ada.

Mari kita gunakan waktu kita sebaik mungkin. Jangan terlena akan fatamorgana dunia. Kita diciptakan dari tanah dan akan kembali ke tanah.

So, jika kalian memiliki opini tersendiri akan Apa Yang Terjadi Jika Sosial Media Tidak Pernah Ada silahkan tuliskan di kolom komentar.


Referensi:
Quora
IDNTimes Jogja

Author

"Tak penting seberapa buruk masa lalumu. Jika dirimu bisa bermanfaat untuk orang lain maka keburukan itu akan musnah dengan sendirinya."

Write A Comment